Showing posts with label my days. Show all posts
Showing posts with label my days. Show all posts

Saturday, May 14, 2011

Britzer Garten

You can find as many green places as you want in Berlin. One of them is Britzer Garten. It is located on the south side of the capital city of Germany and with an entry priceof 3 EUR (for adult), one could enjoy the landscape of 90 hectares which is full of meadow, flowers, trees and other green things.


I went there today with some friends (Sat, 14/05/11). The day was a little bit cloudy at first (around 11 o'clock), but then it turned out quite sunny. Lucky that the rain did not pour down till the end of ourtrip.

There was supposed to be some sort of tulips to look at. Unfortunately, the 'Tulipan im Britzer Garten' only lasted from 15 April until 14 May 2011. And that's why, we could only see some still-good-to-look-at tulips and the rest was shriveled tulips.

But of course, there are another things to see, such as 'Zauberblüten im Rhododendronhain' (Zauberblüten in English??!), which was just started today.

We also did some picnic out there (not exactly at that greenfield, we did it somewhere nearby the lake).

Over all, it was fun. =))


[6 - 14/05/11]
[22.36]


Thursday, April 28, 2011

illuminati, freemason, satanic n blabla

Hmm.. brhubung temen gw ngebuat post blog tentang ini Illuminati, Gaga, Oprah - Haus of Babble, gw trgoda buat nulis post blog tentang itu juga.

Kayak yang dia bilang, akhir-akhir ini banyak banget yang ngomongin tentang hal ini dan sebagai seorang yang sekolah selama bertahun-tahun, ini tuh somehow sort of 'ngeganggu' dalam hal yang gw anggep 'merendahkan kualitas intelegensi' gw. Orang bilang, karya mereka (Gaga, Oprah, Katy Perry n dll) satanic, videonya nunjukin bahwa mereka pengikut hal2 yang disebut Illuminati ato Freemason.

Setelah cukup lama ngedenger semua hal itu (actually gw pngen nulis: setelah ngedenger semua crap itu =P), gw cek lah di google, itu semua tuh apa sih:

Hmm.. ada temen gw yang pernah ngepost foto Gaga pas dy masi SMA dan menurut gw, dia lebih cakep dsono daripada sekarang. Meskipun gitu, dari apa yang gw denger, ada yang ngomong klo dia lebih cakep sekarang. Which is klo gw bilang, it's a matter of opinion (cantik itu kan relatif) n what kind of picture one actually did see. Yang berarti, itu belum tentu lah klo dia ngejual jiwa dia demi kecantikan (anyway, it's more logical to say that all of it are the power of make up, costume or probably hands of plastic surgeon, instead of hands of devil (mm.. i don't even sure about hands in terms of devil)).

Balik soal ketenaran Gaga dan beberapa (baca: banyak) artis lain yang katanya ngejual jiwa mereka ke setan demi ketenaran. Hmm.. jujur sih, pas gw ngedenger terms kayak 'ngejual jiwa', gw ga tau gimana caranya n mm.., masa sih pada ga penasaran gimana caranya? Dan yah.., setelah googling, gw menemukan orang yang mempertanyakan hal yang sama (how to sell your soul in Google). Setelah buka beberapa website randomly, intinya sih, mereka becanda tentang beberapa hal kayak: buka bible of satan ato sort of that, ngelakuin ritual whatsoever n dll.

Trus lastly, mreka bilang, kalo mo jual jiwa ke setan, kita harus percaya klo setan itu ada n tentu aja, kita harus percaya klo jiwa itu sendiri ada n yahh.., klo pun kita percaya jiwa itu ada, emangnya jiwa kita itu begitu berharga sampe ada yang mau beli (terlepas dari gimana jualnya dan mereka kasih contoh, kalo jiwa kita seberharga jiwa Paus, mungkin kali lah ya, tapi kan Paus sendiri Katolik, jadi kaga mungkin). Trus ada juga yang bilang (terlepas dari hal-hal teknis lainnya), jiwa seorang manusia kan milik Tuhan, manusia mana bisa ngejual-jual gitu sembarangan. Dan masi banyak argumen lainnya, blabla...

Kasus lagu Gaga yang Alejandro dan Judas, itu tuh ngebom banget. Kayak sebelum-sebelumnya, dia demen banget sama sesuatu yang kontroversial. Kata mereka, lirik-liriknya klo diartiin tuh serem banget. Hmm.. well.., gimana ga serem kalo ngartiinnya pake embel-embel anti christ.

Menurut gw pribadi, ketika seseorang melihat sesuatu hanya dari sudut yang mereka mau, apa yang mereka lihat hanya bakal terlihat dari sudut itu. Kalau apa yang ada di pikiran kita adalah hal-hal yang kontra dengan semua itu, kita cuma ngelihat sisi negatifnya doank. Kadang, gw rasa, ga ada salahnya klo kita ngelihat sesuatu dari sisi positif dan negatifnya, jangan lihat cuma akhir dan awalnya, tapi juga lihat prosesnya.

Interpretasi tentang sesuatu (lagu, buku, puisi, film, sikap orang) adalah hal yang biasanya dilakukan subjektif, tergantung kita, sekeliling kita, apa yang kita tahu, apa yang terjadi sama kita dan banyak hal lainnya. Kadang, bisa dibilang kalau interpretasi kita tentang sesuatu adalah 'penghakiman' kita tentang sesuatu (ngejudge). Dan kalau ga salah inget, ada ayat di Alkitab yang bilang, janganlah menghakimi sesamamu.

Oprah itu, sejauh pengetahuan gw sampe ada bbm yang bilang klo dia pemimpin entah-apa-itu, adalah seorang pembawa acara TV (yang acaranya sebentar lagi bakal berakhir). Anyway, gw ga tahu klo dia tuh selama ini pemimpin entah-apa-itu-yang-katanya-agama-baru.

Trus gw liat-liat di Wikipedia n WOWW!!! bbm kali ini ternyata 'agak' signifikan daripada yang sebelumnya.

Setelah gw baca, hmm.., well.., kalau menurut cara tulis berita di bbm (yang somehow 'histeris' gimana gitu), Oprah tuh jadi orang yang gimana banget. Pas gw baca di Wiki, itu tuh kayak 'anggepan orang' terhadap dia. Dia kan salah satu orang paling powerful dll. Jadi tuh dia udah kayak mimpin suatu agama dan jemaatnya adalah penggemar-penggemar dia.

Gw ga tau lah ya klo gw ngangkepnya bener ato engga, anyway, orang kan punya interpretasi yang beda-beda.

Pas gw baca bukunya si Dan Brown, gw ga pernah nyangka kalau perkumpulan ini sampe bisa heboh gitu di dunia nyata. Katanya, mereka ngontrol apa yang terjadi dimana-mana, mereka punya power. Hmm.. satu yang gw bingung, kenapa orang-orang bilang kalau perkumpulan ini anti christ? Hmm.. gw ga tau lah ya apakah dia iya atau bukan, tapi kenapa sih harus slalu disangkutpautkan dengan Christianity?

Hmm.. gw penasaran sih seberapa banyak orang yang tau kalau Goethe yang highly appreciated (menurut si sumber Wiki) juga termasuk salah satu Illuminati. Jujur aja, gw ga tau sampe gw baca artikel itu (n gw ga peduli sih sebenarnya). Apa mereka yang bilang kalo Illuminati = anti christ bakal ngelihat Goethe dari sudut pandang yang sama? Apa karyanya dia bakal luntur di mata mereka semua dan digantikan hanya oleh label 'anti christ'?
Hmm.. kalo menurut apa yang terjadi sama Gaga dan Oprah dkk, ....

Katanya, Illuminati lahir dari Freemason. Hmm.. kalo dilihat dari susunan katanya (mason = tukang batu dalam bahasa Inggris), bisa dibilang kalau mereka itu perkumpulan tukang batu. Inget tentang itu, gw inget buku The Pillars of the Earth. Disana ga disebut-sebut soal Freemason dll, tapi satu yang kelihatan jelas, tukang bangunan ato tukang batu ato arsitek punya andil yang besar banget di zaman dulu pas Christianity lagi bangkit-bangkitnya, buat ngebangun Kathedral-Kathedral yang megah.

Intinya, menurut gw, ga heran sih kalo mereka punya power yang sebesar itu. Dari apa yang gw baca di buku itu dan beberapa website lainnya, butuh waktu lama (bisa puluhan tahun) untuk ngebangun satu Kathedral megah (dan yah.., gw dah lihat salah satunya dari luar di Prague, it's simply WOW). Mereka musti ngebuat supaya bangunan dengan menara-menara tinggi itu ga sampe retak, mereka harus mikir gimana caranya ngirim bahan bangunan dari sumber ke tempat bangunan, mereka harus ngatur duitnya, mereka ngehitung supaya lingkarannya pas, supaya jendelanya ga pecah, mereka ngehitung dan ngebuat smuanya proporsional, dll.

Lastly, pas dilihat-lihat, selain Goethe, banyak orang lainnya termasuk dalam Freemason. Pertanyaannya sama, apa kita bakal ngelihat orang dari satu sudut doank?


Btw, sudut yang kita ambil belum tentu bener.

Tuesday, April 19, 2011

1 tahun 1 bulan 1 hari

yah.., ga krasa banget, gw dah 1 tahun 1 bulan 1 hari d Jerman.
mm.. mungkin klo dibilang ga krasa, itu boong banget. kayak kata orang,
pas kita manjat gunung, kita bisa ngeliat puncaknya, tapi pas kita udah di puncak, kita ga bisa ngeliat puncaknya (kira2 bgitulah ya =P).

mm.. homesick?
mreka bilang, pasti homesick di tiga bulan pertama.
gw bilang, homesick itu ga pernah ada habisnya. funny isn't it?
gw slalu berpikir klo gw tuh tough n invincible (yah.., itu kykny sombong gmn sih, tp intinya gtu lah). gw bukan orang yang suka nangis. gw orang yang rasional n realistis (n dlm hal trntu idelais). gw orang yang.. well.., klo lu kenal gw, harusnya lu tau sih ap yang gw maksud.
intinya, gw bukan orang yang nunjukin indikasi bakal menderita homesick.
gw kangen makanan. kangen rumah gw. kangen suasananya. kangen udaranya. most of all, gw kangen sama keluarga n temen2 gw.
ironisnya, sebenernya klo bisa dibilang, gw biasa ditinggal sama si papamama. n atas dasar itu, sebelum gw brangkat, gw udah mikir klo gw bakal deh ada homesick2 sgala. tapi yahh.., ternyata beda banget sih.
untungnya, gw ga demen sakit n bukan tipe yg sakit2 mulu. hhh..
soal temen, yah.., bukanny disini ga ada temen ato gimana. tp klo yang dah pernah punya temen deket yang super duper cocok n dll, hrsnya ngerti sih.
i miss my sis n my bro n my calvin n my will n my sung2 n my snty.

mm.. skolah, kuliah?
well.., skrg gw masi di Studienkolleg. blajar sesuatu yang kadang ngebuat gw muak. blajar sesuatu yang kadang ngebuat gw wow. blajar sesuatu yang kadang ngebuat gw yah.. biasa aja.
i always do love learning n schooling n things. tp gw ga prnah nyangka klo gw bakal sampe ke tahap dmana gw totally muak sama smuanya as in semuanya.
yah.., gw masi suka knowing things n stuff. tapi ga kayak dulu lagi. dulu somehow ada passion nya ato apa lah itu. tp klo skrg, kykny hidup gini2 aja, mskipun yah.., dulu juga hidup gitu2 aja -.-. tp rasanya beda aj.
mungkin gara2 ada tekanan kali ya. hh.. dulu yang pngen gw kesini, ya gw sndiri. n skrg pas gw pngen banget bisa balik ato gmna gtu, ya gw sndiri juga gara2nya. jadi, overall, ini jadi tanggung jawab gw krn gw uda mulai n gw musti slesein (ke-idealis-an gw). even though si papamama slalu kasi support buat tiap kputusan yg gw ambil n slalu kasi jalan samping buat kputusan gw itu.
n anyway, somehow, klo dipikir2, bener (lagi) kata orang klo
ketika ngerjain sesuatu yang kita suka, kita bakal bahagia ngejalaninnya.
bukannya skrg gw ga bahagia ato gimana, tapi rasanya, gw bukan orang yang demen2 banget sama bisnis (mm.. bukannya gw ga materialistis, tapi gw juga ga sedemen itu buat masuk ke dunia hectic penuh orang2 hectic yang tujuannya mencari celah sebanyak mungkin buat ngedapetin keuntungan ato sprti itu lah). n lagian, tujuan awal gw kan buat blajar psikologi, bukan bisnis -.-. n yah.., gw tau itu salah satu kputusan gw buat ganti jalur mskipun gw tau klo gw ga tralu suka sama hal ini.
tapi gw yakin, gw bakal nyelesaiinnya dengan sebaik mungkin. anyway, gw kaga kerja n kaga ngapa2in n disni cuma duduk2 geje.

mm.. agama, keprcayaan, dll??
mm.. klo dipikir2, sbnrnya disini sama di indo ga beda jauh lah (mm.. beda sih.., tapi gtu lah ya). bedanya sih, gw dsini ke greja bethany indo hampir tiap minguu n di indo ke greja cuma pas bareng skola doank ato natalan dll.
does it make me a christian? mm.. nope.
mm.. aneh sih klo dipikir2 knapa gw ke greja tiap minggu pdhal gw bukan kristen n ga mo jadi kristen n dll. tapi anyway, i do.
satu hal yang gw tau, klo di indo, ada yang ingetin gw buat inget sama tuhan n dll (yahh.., gw kan bukan tipe religius dll n gw ini kan realistis dgn sgala otak pikiran manusia yang berpengetahuan dll) n disini, klo ga ada yang ga ingetin ato gw brusaha buat ngingetin diri gw sndiri, gw (mskipun gw ragu klo gw bakal lupa) ngeri klo gw bakal lupa.
anyway, singkatnya sih, knapa engga klo gw masuk ke komunitas dimana gw bisa inget tuhan n ktemu teman baru?
alhasil, disinilah gw, di negara yang katanya 'tak beragama' itu (mskipun mreka pnya greja banyak banget n sangat mnghargai hari minggu -- mnurut gw sih, mreka ga sampe se-tak-beragama itu sih), pergi ke greja bethany indo tiap minggu, mskipun gw sndiri bukan kristen atau tidak mnunjukkan indikasi ingin mnjadi kristen ato sebagainya (berhubung gw ga tau lah ya agama2 itu apa, n singkatnya, gw rasa, tuhan tau lah gw sayang sama dy n gw rasa gw bukan orang yang laknat ato gimana ato gw ga peduli kata orang apa, n gw tau klo tuhan sayang sama gw n buat gw, itu cukup =P).

mm.. hidup?
balik lagi kayak yang uda gw bilang, hidup disini tuh gini2 aja.
tapi yah.., disini gw blajar cukup banyak lah ttg hidup.
hidup itu ga sesimpel n sesederhana apa yang suka gw mimpikan (gw ga senaif itu buat berpikir klo hidup itu segampang n seindah dongeng lah ya, tapi tetep aja..).
makin tua (bukannya gw udah tua banget ato gimana, tapi intinya begitu lah ya), gw makin sadar klo gw tuh bukan anak kecil yang bisa terus2an bergantung sama si papamama. gw musti makin dewasa (mskipun kadang gw suka berpikir klo gw tuh udah lmyan dewasa). gw musti makin bertanggung jawab sama apa yang gw lakuin (musti mikir dulu sebelum ngebuang2 duit smbarangan buat sesuatu yang sebenernya ga guna ato gimana).
gw juga blajar banyak tentang temen. n satu yang gw tau n makin tau adalah bahwa temen kayak si calvin n will n snty n sung2 ga bakal dateng berkali2 dalem hidup seseorang. mreka itu temen yang (mungkin) cuma dateng skali dalam hidup gw n gw brsyukur banget karena gw punya mreka. mreka itu orang2 yang bisa gw ajak berantem, diskusi, ngobrol, goblok bareng, ktawa, sedih bareng, dll.
gw blajar juga bahwa orang itu tuh ga cuma ada satu macem, tapi ada banyak macem. ada yang aneh (gw rasa gw udah mulai mnunjukan indikasi kalo gw tuh aneh), ada yang baek banget, ada yang manja, ada yang 'jahat' (gw prcaya klo tiap orang baek, tapi kadang tuh ada yang lebih suka nunjukin kejahatannya ato gtu lah ya), dll. dulu emang juga udah ada orang kayak gitu, tapi sekarang rasany lebih real aja, kayakny dulu tuh orang2 ga sampe sebegitunya, tapi sekarang kayaknya game nya baru di start n orang2 bisa nabrak lu gitu aja klo lu ga sejalan sama mreka ato gtu lah ya.

mm.. baca, nulis, olahraga, coklat?
gw sekarang brusaha olahraga tratur tiap minggu lah. demi hidup sehat dll. n gw ga ngerti knapa ketika orang olahrga slalu disangkutpautkan sama sesuatu yang namanya cari pacar. ckck. knapa sih orang tuh demen banget meromantisasi segala sesuatu? it's simply that i want to feel better, not to get somebody to look at me n things like that. anyway, gw bukan orang yang suka meromantisasi diri ato gimana gtu lah ya. i feel good with myself, i don't think that i need anybody to make me do.

dalam setahun ini, gw ga gtu banyak baca sih. kbanyakan baca buku yang ringan doank n e book. tapi akhir2 ini, lebih intensif lah, lebih nikmatin waktu. santai (berhubung muak sama smua rutinitas yang kayakny ga membawa sesuatu yang signifikan selain kemuakan). nikmatin diri sendiri (berhubung kadang gw bisa kangen sendiri sama diri gw yang dulu). ngelupain apa yang harusnya gw lakuin ato dll.
reading is remembering my dreams.

anyway, kayak yang gw bilang, baca itu salah satu sarana dimana gw bisa inget mimpi gw. inget apa yang sebnernya pengen gw lakuin di dunia ini. salah satunya, nulis. n yah.., frekuensi nulis gw makin lama makin menuju nol. tapi yah.., gw masi pengen nulis n paling engga, gw mulai dngan nulis blog lagi (meskipun tulisanny absurd bgt -.-).

n ngomong2 soal coklat, disini coklat lebih murah dari di indo n lebih beragam n well.., gtu lah intinya. gw rasa gw udah tralu banyak makan coklat disini. n lebih parahnya, gw klo stress ato kesel bawaannya pngen makan n makanan yang paling oke adalah coklat yang tentunya membawa lemak n sgala hal buruk bagi keseimbangan tubuh. hhh.. anyway, i still do love chocolate. =))

mm.. visi, misi?
dulu klo dipkir2, tujuan gw dateng ke jerman adalah pengen ngerasain eropa. sesimpel n sesederhana itu. gw pngen ngerasain sesuatu yang lain dari yang prnah gw rasain. gw pngen coba hidup mandiri n blabla.
n skrang gw sadar klo tujuan itu ga cukup kuat untuk ngebuat gw bertahan lama. n skrang, gw rasa, tujuan gw adalah buat lulus kuliah dengan nilai memuaskan n ngedapetin kerjaan yang memuaskan di tempat yang sophisticated (BMW, Mercedes ??).
paling engga, gw brusaha buat jadi orang yang lebih baik lah ya. n kayak wish2 di tahun2 sebelumnya, gw pngen ngebuat si papamama bangga (n tentunya, ngebuat diri gw sndiri bangga, brhubung gw sndiri susah ngebuat diri gw sndiri bangga sama apa yang gw buat sndiri) sama apa yang gw lakuin n hasilin.
n gw harap, kali ini, sebelum gw tambah tua di umur slanjutnya, gw bisa ngehasilin sesuatu yang berarti (even though gw blm tau itu apa, gw harap wish ini ga gugur kayak di tahun2 sblmnya).


anyway,
winter udah lewat n spring udah dateng.
matahari udah mulai muncul n di luar mulai makin hanget.
hari-hari makin cerah n it's time to smile n smile n smile.

Sunday, February 21, 2010

keluarga

Imlek baru lewat beberapa hari yang lalu. Yah.., tepatnya sih, udah lewat seminggu. Kayak biasa, keluarga ngumpul, makan bareng, sembhayang leluhur, angpao dibagi, barang-barang baru, kue kering, makanan enak, kembang api, petasan, hujan.

Tahun ini, yang beda dari tahun-tahun sebelumnya, semua orang di keluarga besar gw ngumpul. Rasanya? Rameeeeeeeee bangetttttttttt.. (Yah.., meskipun ga sampe serame tahun-tahun yang dulu banget pas pada masih belum nikah n punya anak n pindah ke rumah masing-masing).

Rasanya seneng banget deh pada ngumpul semua. Udah lama banget ga pada ngumpul. Sekitar semingguan sebelumnya sih ngumpul dikit pas om gw yang terakhir bikin surat nikah. Cuma sodara-sodara langsung doank yang ngumpul. Itu aja udah rame. Trus yang kali ini pake suami plus istri plus anak-anaknya segala. Jadinya bener-bener full house. =D

Satu yang bener-bener gw tahu dari hidup di keluarga yang super besar ini adalah bahwa keluarga tuh penting banget. Yah.., mungkin kadang-kadang ada konflik/rasa ga suka/hal-hal yang ga nyenengin, tapi diluar semua itu, rasanya bener-bener nyaman ketika tahu bahwa ketika lu tinggal sendiri, masih ada a bunch of your family members diluar sana dan mau aja nemenin lu.

Satu hal yang suka gw bingungin, kenapa sih ada banyak banget keluarga yang antar anggotanya tuh bener-bener ga ada hubungan lagi dan ga mau berhubungan lagi dan bener-bener ga nganggep satu sama lain lagi? Dan gw ngerasa beruntung banget karena hidup di keluarga yang solid dan ga berantem dengan 'cara' itu dan ngebantu satu sama lainnya supaya kita semua bisa berdiri tegak sama-sama. =P

Meskipun ga semuanya ada di Jakarta, tahun ini, semuanya pada dateng dari tempet masing-masing dan ngumpul bareng (yah.., minus ade gw berhubung dy sibuk sekolah banget). Satu yang gw tahu dari itu, ga peduli sejauh apapun dan ga peduli seberapa lama kita semua ga bisa ketemu, kita tetep aja keluarga dan kita tetep aja sayang sama satu sama lain dan kita tetep aja nyaman kumpul bareng lagi. 

I love my family!!

Kayak kata orang2, darah emang lebih kental daripada air. xD

januari, februari, maret, dst.....

Wew.. ga terasa banget. Rasanya tuh kemaren itu baru tahun baruan n sekarang udah masuk ke akhir bulan ke-2. Dan lagi-lagi, pepatah 'waktu seakan-akan terbang' bener lagi. Waktu berlalu gitu aja.

Mungkin, salah satu alasannya adalah karena gw ga ngapa-ngapain selama dua bulanan ini. Sejak lulus dari Juni lalu, rasa-rasanya tuh gw nothing banget. Well.., gw les bahasa. Trus les bahasanya selesai pas Desember kemaren dan sejak itu, voila, gw bener-bener ga ngapa-ngapain. Hhhhhh...

Dan yang paling mengerikan dari semua acara nganggur ini adalah gw bener-bener ngerasa kalo gw tuh ga bisa ngapa-ngapain. Yah.., dulu pas masih sekolah, emang tugas gw sekolah sebagai anak yang kebetulan orang tuanya bisa ngebiayain sekolah anak-anaknya. Sekarang? Gw ga bisa dibilang anak sekolahan lagi berhubung gw udah lulus, gw ga bisa dibilang anak kuliahan berhubung gw belum kuliah kayak mereka dan gw ga bisa dibilang udah kerja berhubung gw emang kagak kerja. Hhhhhh...

Gw ga kuliah dan gw ga sekolah dan gw ga kerja. Gw nganggur. Terima duit dari orang tua. Tidur malem bangun siang. Tidur sore sesuka hati. Ngabisin duit orang tua. Hidup santai. Ga ngapa-ngapain. Makan. Minum. Mandi. Kencing. Berak. Internetan. Nonton. Dengerin lagu. Ngebiarin otak gw jadi gumpalan ga berarti. Hhhh... GW PARAH BANGET!!!!! T.T

Mungkin beberapa orang bisa hidup kayak gitu selamanya. Tapi gw ga tahannnnn!!!! Mikirin kalo gw cuma sosok ga berguna yang diumur gw yang ke-17 belum ngehasilin something yang make me worth this life, rasanya tuh janggal banget. Rasanya tuh gw dari dulu sejak lahir tetep sama-sama aja keadaannya sampe sekarang, cuma badan gw doank yang berubah. Tetep dijagain. Tetep dikasih makan. Tetep dikasih duit. Tetep disediain segala-galanya.

Dan gw baru liat quote di Twitter yang gw banget:

"People say nothing is impossible, but I do nothing every day." - Winnie The Pooh

Yang bikin gw makin 'gila' adalah kenyataan kalau gw tuh bener-bener ga belajar bahasa Jerman lagi. Sejak les nya selesai, gw belum nyentuh buku lagi sama sekali. Dan yah.., waktu dua bulan cukup buat ngebuat gw lupa semuanya. Dan gw harus start over secepatnya. Atau gw bisa makin 'gila'.

Dan gw berharap, sebelum bulan Maret datang, gw udah tahu gw harus ngapain.

Saturday, August 15, 2009

Ketika kau melupakannya, maka dia akan menghilang.

Well.., hape gw ilang. 
Dan gw shock. Tapi sebenernya gw ga shock-shock banget. Tapi yah tetep aja shock.
=P
Dan gw ga panik. Tapi akhirnya gw panik karena ada yang panik (which is Pamela).

Dan pada dasarnya, gw merelakan dengan sangat ikhlas tuh hape.
Tapi gw masih sayang banget sama isi-isi didalemnya!!!!!
Terutama, video n foto-foto geje masa SMA n calender gw!!!!
Well.., anyway, itu emang salah gw n i just need to let it go..

Berhubungan dengan kepanikan itu, gw jadi kepikiran.
Gw pas lagi di bilik WC, naruh hape gw di tempet di atas kloset.
Dan pas gw keluar, gw lupa ngambil tuh hape.
Dan pas gw udah keluar dari WC itu, beberapa menit kemudian gw baru inget ato nyadar kalo hape gw lupa gw bawa.
Akhirnya, hape gw hilang n gw musti let it go.

Yang tiba-tiba aja muncul di pikiran gw,
"Ketika kau melupakannya, maka dia akan menghilang."
Dan kalo dipikir-pikir lagi, itu tuh emang bener banget.

Dalam kasus ini, gw lupa hape gw dan hape gw hilang.
Kalo dalam kasus yang lebih gede lagi??

Kalo lupa sama temen dan temen lu menghilang???
(yah.., tulisan ini tertuju buat si ***** yang ga bakal nyadar klo dirinya lah si *****)

Lu masi inget ga sama kita-kita yang disini???
Temen lu??? (Nyerempet) sahabat lu??????
Inget ga??????
Ato emang dah lupa???
Ato masih inget tapi pengen ngelupain?????
Ato lu yang ngerasa kalo kita-kita disini yang udah ngelupain lu?????

Apa lu nyadar kalo kita-kita disini perlahan menghilang????
Ato buat lu, kita-kita disini emang udah ga ada??????
Ato kita-kita disini yang ngebuat lu perlahan menghilang?????

Apa lu nyadar bahwa kalo lu ga segera inget lagi sama kita, kita bakal menghilang sewaktu-waktu ketika lu noleh dan nyari kita-kita disini???
Ato sebenernya, kita-kita disni yang ga nyadar kalo kita ga segera nyari lu lagi, lu sewaktu-waktu ga bakal ada ketika kita nyari lu???

Dan yah.., gw rasa, kalo yang ini, seseorang punya pilihan lain selain let it go doank kayak hape..

Friday, July 17, 2009

(Ternyata) Budi TIdak Jadi Bermain Bola

Gw ngeri banget pas tau Ritz Carlton n JW Marriot Kuningan di bom. Wew banget.

Pagi-pagi geje yang ga terlalu pagi, sekitar jam stengah sembilan pagi, gw baru sampe di Ratu Plaza. Trus di bawah tuh Aowa lagi pameran (saat itu belum buka) n ada TV disono yang lagi ditonton beberapa karyawan disono (termasuk si Halbeshaehnchen -- ngeri gw liatnya). Gw sih lewat aja ke WC trus cuci tangan trus balik lagi buat naik eskalator. 

Pas di eskalator, gw dah penasaran berita apa yang lagi ditonton mereka, kayaknya penting banget n urgent banget gitu buat disebar. Trus pas gw dah di lantai atasnya, gw pengen ikutan nonton dari atas tapi ngeri sama Halbeshaehnchen jadinya ga gw tonton. Yah, gw pikir, palingan berita pesawat jatoh lagi atau semacemnya.

Trus pas gw sampe di tempet les, si Calvin sms gw. Ngasi tau kalo tuh dua hotel di bom pas jem 07.50. DEG!! Seriusan lu!!!? Pantesan aja si Halbes nonton berita bareng temennya ampe serius gitu!!!

Trus yang bikin tambah ngeri, pas dah masuk kelas, ga lama kemudian, Pamela bilang kalo Muara Angke juga ada ledakan. Beh!!! Tragis amat Indonesiaku!!!

Ck ck ck. Setelah sekian lama (yang ga lama-lama banget) Indo tenang tenteram nyaman, tiba-tiba ada hal-hal berbau teror kayak gini lagi dan ngebuat masyarakat (dalam negeri maupun internasional) jadi korban.

Dan tentu aja, MU juga ga jadi dateng akhirnya karena hal-hal begini. Apalagi berhubung hotel yang mo mereka tempatin yang di bom. Padahal orang-orang dah beli tiket, promotor dah susah-susah bikin n masarin iklan, tempat udah disiapin, penonton dah siap-siap buat nonton di TV. Semuanya jadi cuma-cuma.

Yang masih ga bisa gw terima, kenapa sih harus ngebuat kekacauan kayak gini?

Itu tuh something yang ngebuat negara lu keliatan jelek banget di mata internasional n bahkan masyarakat dalam negeri sendiri (kecuali kalo si pelaku tuh orang luar -- tapi menurut berita sih, yang doing this tuh orang dalem negeri n ada hubungannya sama p*****).

Apakah lu ngelakuin itu cuma buat your own fun? Rela ngorbanin beberapa nyawa orang buat kesenangan lu sendiri dengan ngeliat segala sesuatunya jadi kacau balau ga jelas n nimbulin kekhawatiran masal dimana-mana. Itu tuh something psycho n you get a lot of people in it. Jangan mentang-mentang lu punya duit n orang buat ngelakuin hal itu (kalo orang yang dikira-kira benar dia).

Orang-orang jadi susah; orang mo dateng ke Indo juga jadi males n dikasi travel warning, orang yang mo keluar jadi was-was klo visa nya ga keluar, orang-orang jadi ngeri ada kerusuhan kayak zaman dulu n kayak yang ada dikabarin di berita TV, ortu-ortu jadi was-was dimana anaknya pas kejadian berlangsung, weekend yang harusnya santai jadi tegang begini, ....

Selain itu, pas gw tadi pulang sekitar jam 15.15, jalanan sepi (di Jalan Jenderal Sudirman sono). Mobil-mobil yang biasanya menuhin jalanan n berisik tiba-tiba aja jadi tinggal sedikit. Rasanya tuh kayak bukan di Jakarta. Ga biasa banget jem segitu kosong melompong gitu tuh jalan. Orang-orang pada sembunyi dimana ya??

Trus pas gw les juga gw langsung di telponin supaya hati-hati segala macem (berhubung Ratu Plaza kan terletak di hot spot di Jakarta) n jangan kelayapan. Yang ngeri tuh pas ada hoax yang bilang kalo ada ledakan juga di Monas n FX juga mo di bom (kan ngeri banget tuh, berhubung FX cuma sebelahan sama Ratu Plaza).

Finally, kenapa sih ada orang yang di zaman ini masih se ga civilized kayak gitu? Jadi orang kok barbar banget sih padahal dah zaman teknologi dimana-mana tapi kerjaannya masih aja bikin teror kayak gitu.

Tuesday, July 7, 2009

my atopic dermatitis...

Well, well, dah lama banget klo dipikir-pikir sejak eczema gw pertama kali muncul. Kalo dihitung-hitung, udah lebih dari satu tahun (yah.., satu tahun lebih satu bulan an lah).

Gw masih inget banget pas eksim gw lagi parah-parahnya. Pas itu tuh, gw musti masuk skolah n tiap mo ke skolah jalan kaki, gw parno sendiri berhubung tangan plus kaki gw merah-merah parah. Malunya tuh ga kebayang, apalagi kalo udah di sekolah, rasanya tuh janggal banget. Gw ga kepikiran gimana caranya gw ngelewatin momen super itu.

Luckily, sampe saat ini, eksim gw terus-menerus membaik. Merah plus bengkak parah kayak yang dulu pernah muncul, sekarang udah ga pernah muncul lagi. Yah, kadang-kadang masih muncul dikit-dikit (apalagi sejak gw mulai naik bus 2 minggu an ini), tapi dalam kadar yang masih bisa terkontrol dan ga bikin gw panik berat n stres kayak dulu.

Yang ampe sekarang kadang-kadang bikin gw kesel adalah scalp (kulit kepala) gw. Berhubung eksim gw dari ujung kepala sampe ujung kaki, tentu aja kulit kepala gw juga kena. Dan sampe sekarang, inilah yang paling susah gw kontrol.

Pas sebelum naik bus 2 minggu an ini, gatel-gatel n kekeringan di scalp gw tuh udah lumayan banget (apalagi sejak pake sabun S$25 bernama Eumora Soap --ck ck, super duper mahal mengingat ukuran sabunnya yang super duper kecil, yah, meskipun gitu, efektif banget sih sabunnya). Tapi, sejak naik bus, scalp gw mulai bermasalah lagi, mulai gatel ga jelas lagi.

Yang paling nyebelin dari semua itu, gw ga bisa ngontrol diri gw sendiri buat nahan tangan gw biar ga ngegarukin scalp gw. Itu bener-bener bikin gw kesel sama diri gw sndiri (termasuk hari ini, pas pagi n pas mandi sore, gw ngegarukin kepala gw n bikin luka di scalp gw ndiri).

Kalo gw bilang sih, salah satu faktor yang bikin gatel lagi tuh gara-gara banyaknya angin berpolusi yang bertiup n nempelin debu di rambut n scalp gw. Eugh banget deh.

Bukan cuma kepala gw yang ditiup angin berpolusi itu, tapi leher gw juga, yang nyebabin kulit di sekitar tulang belikat gw juga ikutan berbintik-bintik (berhubung bagian leher kan ga ketutupan kaos). Selain itu, bagian pergelangan tangan sama punggung tangan gw juga sempet merah-merah n berbintik, dan gw harus pake jaket kalo naik bus berhubung kalo ga dicegah, malah bisa lebih parah lagi. Dan sejak ngeles, gw juga jadi sering pake jeans dan kayaknya, jeans ngebuat paha bagian belakang gw juga ikut-ikutan berbintik-bintik (which is bikin gw agak ngeri dan belum gw temuin solusinya, berhubung kalo pake celana yang bukan bahan kain selalu kayak gitu).

About my night time, sekarang sih udah lumayan. Dah ga segatel dulu, jadinya bisa tidur lebih nyenyak. Dan minggu lalu (akhir minggu pertama dan minggu kedua gw ngeles), gw bisa tidur nyenyak banget, bahkan gw dah ngantuk dari jem 8 dan bisa tidur tanpa kebangun sedikit pun (beda banget sama dulu, pas gw sama sekali ga bisa tidur plus kebangun-bangun terus ga jelas n baru bisa tidur jam 4 ato 5). Mungkin efek dari shock gara-gara tiap hari musti pulang-pergi naik bus plus belajar n ngerjain peer.

Tapi minggu ini, gw mulai ga bisa tidur lagi. Jem 12an selalu kebangun dan jem 3an juga kebangun lagi, which means sama lagi kayak dulu mskipun dalam tahap yang lebih oke berhubung tidurnya lebih nyenyak daripada yang dulu.

Jadi, sekarang tuh gw pake sabun Pinetarsol bar (belinya di Guardian di Spore, titip my sis beli, berhubung disini kaga ada) dan kalo sampo, gw lagi nyoba-nyoba pake Johnsons baby shampoo (minta sepupu balita gw berhubung buat test drive dulu n sampe saat ini sih, oke-oke aja setelah dipake skitar lebih dari seminggu). Trus, buat moisturizer, gw tetep pake pelembab dari Dokter Yohannes (aka Agung) yang di Muara Karang itu. Sekarang, gw juga ga pake obat salep apa-apa, kecuali kalo lagi bintik-bintik (pake Nutrimoist dari CNI). Tapi, gw minum vitamin-vitamin gitu deh (n hasilnya sih oke banget).

Yah, anyway, overall, semuanya berjalan lebih baik n I'm very happy for myself n many thanks to God.

=P

Naik Bus (lagi lagi lagi)

Hari ini gw ngeles nya di Pulo Mas. Berhubungan sama itu, gw jadinya naik angkot merah B01 ampe Grogol n naik bus Transjakarta yang ekspres jurusan Kali Deres - Pulo Gadung (turunnya di halte ASMI).

Pas naik angkot merah, beda banget sama kalo naik bus 02 yang kopami itu. Yang ini tuh rasanya lebih ga kotor udaranya. Entah efek dari jalur jalan raya yang emang beda sehingga tingkat polusinya juga beda atau perasaan gw doank. Tapi sih, rasanya tuh, angin yang niup masuk ke angkot merah lebih ga berdebu berhubung gw ga ampe sesesak kalo kayak di bus 02 (yang rasa-rasanya tuh gw musti nahan napas terus-menerus n bukan sesak polusi doank jadinya, tapi sesak nahan napas juga).

Trus, naik bus di halte Grogol ampe ke ASMI juga lumayan enak. Beda sama yang biasa gw naikin (jurusan Kota - Blok M). Rasanya tuh lebih sepi n lebih nyaman aja, berhubung bus nya tuh kayaknya lebih gede deh.

Yah, overall, setelah gw ngerasain naik bus dari Pluit ke Grogol ke Pulo Mas dan ngerasain bedanya dengan naik bus dari Pluit ke Kota ke Ratu Plaza, gw prefer sama yang ke Pulo Mas berhubung gw rasanya lebih nyaman. Yah, anyway, kenyamanan itu musti dibayar sama waktu yang lebih lama. Kalo ke RatPlaz cuma sekitar satu jam, ke Pulo Mas musti sekitar satu stengah jam.

Monday, July 6, 2009

Naik Bus (lagi lagi)

Another days with bus.

Yah, kalo dipikir-pikir lagi, naik bus itu tuh banyak enak n ngga enaknya (which is, of course, lebih banyak ga enaknya klo buat gw, berhubung naik mobil pribadi ato taksi jauh lebih enak).

Di dalem bus, setelah sekian lama gw naikin (yang belum lama-lama banget), kalo kita naiknya di jam tertentu dan selalu naik di jam tertentu itu, kita bakal ketemu orang-orang yang sama dan di tempat-tempat yang sama.

Misalnya, kalo gw naik bus 02 jem 8 kurang 10 menit an, gw bakal ketemu sama orang umur 20an yang pake masker dan bakal berhenti di dpen terowongan Transjakarta (turun bareng gw), trus bakal ketemu sama bapak-bapak yang pake polo shirt, atau cewe yang rambut nya dicat pirang. Trus, habis itu, di bus Transjakarta, gw bakal ketemu sama cewe yang bakal turun di halte Karet, ato cewe dan cowo yang turun di Ratu Plaza (sama kayak gw). Lucunya, kalo di Transjakarta, kalo duduk di bagian depen, ketemunya orang yang itu-itu aja n kalo duduk di bagian belakang, ketemunya orang yang itu-itu aja. 

JAdi, kalo mo ketemu orang yang sama setiap harinya, pastiin kalo jem naik bus nya selalu sama kayak yang sebelumnya dan tempet duduk yang didudukin selalu di bagian yang sama kayak hari sebelumnya (depen ato belakang).

Trus, about another thing, tentang consideration orang-orang yang naik bus Transjakarta.

Orang-orang tuh kadang (malah kebanyakan) ga punya consideration (bahasa Indonesianya apa sih?) sama orang lain. Misalnya aja, tiang yang ada di dalem bus yang bisa digunain buat pegangan bagi orang-orang yang ga dapet duduk. Bukannya berbagi pegangan (tiang) itu sama orang lain, ada orang yang malah senderan di tiang itu n nyebabin orang lain ga bisa pegang.

Yang kurang ajar tuh kalo orang nya uda tau tangan orang lain ada yang pegangan disono tapi malah tetep aja senderan. Nyebelin banget deh. Which is yang kalo terjadi di MRT ato bus di Singapore (atau luar negeri maju lainnya), pasti diteriakin sama orang lain.

Consideration dalam hal lain juga kurang, misalnya aja, ada ibu yang bawa anak dalam gendongan, kadang malah ga dikasi tempet duduk (jarang banget sih), ato ga, tempet duduk yang dikasih buat si ibu dengan anak itu malah direbut sama orang lain (yang ngeselin tuh kalo cowo yang ngelakuin itu -- pernah kejadian, cowo yang rebut kursi itu malah sok pusing segala macem n bilang kalo dy tuh darah tinggi n hampir pingsan). Kalo dalam hal yang lebih kecil lagi, cowo yang masih sehat duduk enak-enak di depen cewe yang lagi berdiri (well, bukannya diskriminasi, tapi kan etikanya kan begitu, meskipun hal ini ga penting-penting banget).

Thursday, July 2, 2009

Naik Bus (lagi)

Well, kayak kemaren n kemaren-kemarennya lagi, gw naik bus lagi hari ini.

Hari ini tuh gw naik bus lebih pagi (berhubung gw ga pengen berdesak-desakan ga jelas n dempet-dempetan bareng orang di bus). Jadi, gw naik sekitar jam 7.35 an dari depen Pluit Vilage (aka MegaMal). Busnya tuh sepi gitu (ampe di stasiun kota juga masih sepi).

Yang ga gw sangka, gw naek lagi bus yang sama pas gw pulang. Busnya tuh di bagian depen atasnya ada dua speaker abu-abu n di bagian kacanya di tempelin kain ato something warna ungu gitu. Jadinya gw tau kalo itu tuh sama kayak yang tadi pagi gw naikkin.

Pas banget deh bisa sama kayak gitu. Bayangin aja, ada puluhan bus 02 n gw bisa dapet yang sama dalam satu hari di jam yang beda. Ck ck.

Secondly, tadi gw diajak ngobrol gtu sama satu orang bapak. Katanya sih dari diknas gitu n mau ke Senen (jadi, dy juga naik bus 02 tapi yang arah berlawanan dari yang gw naik). Jadinya, kita ngobrol-ngobrol geje gitu, mostly about agama Khong Hu Chu (bener ga sih tulisannya?) yang mau masuk ke dalem kurikulum n ngomongin geje-geje agama lainnya.

Pas di bus (selama sembilan hari gw naik buat ngeles), gw baru diajak ngomong 2 kali. Dan dari dua kali itu, ada dua tipe yang gw temuin. 

Pertama, cowo nyebelin yang eugh banget. Jadi, awalnya tuh sok nanya-nanya (kuliah? dimana? namanya?). Ngeliat orangnya aja, gw balesnya udah ogah banget berhubung ngeri juga lah sama orang yang kayak gitu. Trus nyerempet-nyerempetnya tuh nanyain agama apa trus nawarin gw liat-liat agamanya gitu. Trus minta nomor hape segala lagi (eugh banget nih orang!!).

Kedua, bapak yang ga bermaksud jahat. Jadi, awalnya dapet bus yang kosong n kebetulan duduk samping-sampingan. Tetep aja sih, awal-awalnya nanya-nanya yang kayak tadi. Tapi, dengan aura yang bener-bener beda. Ga ngeri kayak yang pertama tadi. N yang pasti, ga pake minta nomor telepon, ga pake nanya nama segala. Cuma sekedar basa-basi di bus aja.

Other thing is about polusi udara. It's a very wow thing for me.

Yah.., emang sih bukan hal yang heboh lagi sekarang. Semua orang dah tau kalo di Jakarta tuh berpolusi super duper berat n mengerikan. Tapi, buat gw, hal itu adalah something wow with capitalization.

Kenapa? Karena kalo orang bilang kalo dia tuh alergi debu, biasanya dia tuh cuma bersin-bersin doank. Kalo ngga, palingan ada sesak napas atau emang dari dasarnya asma.

But for me, it's all WOW!!! Sistem pernapasan gw ga gitu bagus (mungkin ada asma juga berhubung gw ada eczema) yang nyebabin gw suka susah napas n eczema gw affected my largest organ which is my skin and unluckily, my skin is exposed all over my body. Dan hasilnya, ketika gw kena debu n badan gw yang ga ketutup baju kena debu itu, kulit gw jadi merah-merah n kalo lagi bereaksi heboh, malah jadinya berbintik-bintik. Untung banget buat gw karena muka gw ga bereaksi kayak gitu.

Yah, jadinya tuh, tadi pas naek bus, gw pake jaket, berhubung tangan gw juga udah mulai merah-merah (n gw ga mau n berusaha nyegah supaya ga sampe kayak waktu dulu lagi).

Wednesday, July 1, 2009

Naik Bus

Kalo diitung-itung, sejak gw mulai les, gw sering banget naik bus (well, emang udah harus berhubung kaga ada yang nganter). Sejak gw mulai minggu lalu, gw dah 16 kali bolak-balik Pluit-Senayan dengan 32 bus (16 bus 02 n 16 bus Transjakarta).

Selama naik bus, banyak banget hal yang gw tahu, rasain n liat.

Pertama, kalo lewat beberapa menit aja dari jam 07.45 an, bus 02 bakal penuhnya ampe sesak. Kayak pas hari ini, gw naek bus 02 jam 07.50 an n busnya tuh lumayan rame. Sialnya, hari ini, ban busnya bocor n semua musti turun di deket tikungan deket SDN berapa gitu n naek bus 02 yang ada di belakang n berhubung dah jam segitu, busnya super duper rame.

Kedua, bukan cuma bus 02 doank yang kayak gitu, kalo dah lewat jem 7.30an, bus Transjakarta (arah Kota - Blok M) ramenya bukan main. Orang yang ngantre masuk ke dalem bus super banyak n semua orang klo mo masuk saling pepet memepet (gw ga tau deh sapa yang duluan mepetin orang-orang).

Ketiga, kalo lagi untung, bisa dapet bus yang sepi penumpang. Enak banget bisa duduk (apalagi kalo pas semalem kurang tidur, jadinya bisa tidur dulu bentar sebelum ngeles).

Keempat, bus 02 kalo ke arah Pluit pas jam 15.50 an rame pas di kota. Tapi ntar kalo dah di skitar muara baru (kalo ga salah nama), pada turun, kalo ga, di pasar ikan. Trus bener-bener hampir kosong pas di depen Pluit Village (used to be Mega Mal).

Kelima, bus Transjakarta yang dari Kota ke Blok M, biasanya jadi sepi setelah ngelewatin halte Karet.

Keenam, ada aja yang ngasih ASI langsung dari sumbernya di bus Transjakarta (selama ini sih, gw baru ngeliat dua kali --termasuk lumayan berhubung gw baru 8 hari beredar di Transjakarta terus-menerus). Jadi, di bus yang rame n sesak (gw berdiri di belakang, klo ga duduk di belakang), si ibu ngasih ASI dari (ehm) payudaranya ke anaknya yang berisik (nangis-nangis geje, gerak-gerak ga mau berhenti). Prosesnya: anak nangis ga jelas dah agak lama, ibu kesel, ibu ngegendong anaknya, ibu ngangkat bajunya, ibu buka tutupan sebelah bra nya, mulut si anak ngedot, anak diam.

Ketujuh, ada aja orang yang nekat masuk ke dalem bus Transjakarta padahal pintunya udah bergerak nutup n rela anggota badannya (atau badannya sekalian) kejepit sama pintu. Ada yang nyelipin tangannya dalam usaha sia-sia buat masuk ke dalem bus, ada yang nyelipin kakinya, dan yang paling parah, ada yang nyelipin badannya (dari atas ampe bawah) plus kejepit dari atas ampe bawah. Dan yang ngelakuin itu ga cuma anak muda doank, tapi yang tua juga (tentu aja, yang seekstrem satu badan ga mungkin dilakuin yang dah tua). Tapi, dari semua yang gw liat, semuanya dilakuin oleh cowok (kalo cewe kan ga berani lah kejepit kayak gitu).

Kedelapan, kadang-kadang (yang biasanya sering), halte yang mo jadi perhentian ga jelas pemberitahuannya. Nama tiap halte yang jadi perhentian ga dikasi tau lewat speaker atau kalo pun dikasih tau, itu tuh halte yang udah lewat atau baru bakal lewat setelah halte yang seharusnya disebut. Jadinya, orang yang ga tau kan jadi bingung (yah, meskipun bisa nanya sama penjaga pintunya atau penumpang lain) dan yang kasian tuh kalo salah turun atau kelewatan halte yang seharusnya.

Kesembilan, kadang-kadang musti nunggu agak lama (ga lama-lama banget, ga sampe sepuluh menit). Bus Transjakarta yang datengnya lama, biasanya tuh datengnya berderet-deret. Jadi, kalo dah nunggu agak lama, bus yang entar nyampe tuh bisa 3 sekaligus (mungkin gara-gara macet ato semacemnya kali ya, jadinya tersendat).

Tentu aja, yang paling berkesan buat gw sih ngeliat orang ngasi ASI langsung di bus dan gw ngeliatnya bukan cuma sekali tapi dua kali. Ck ck. Gw ga bisa ngebayangin rasanya buka baju, memperlihatkan (meskipun tujuannya bukan ngasih orang liat) bagian tubuh tersebut di depen banyak orang.

Yah, kalo dipikir-pikir, kayak gituan sih emang mo gimana lagi kalo anaknya nangis, tapi kan orang-orang juga jadi ngeliatin (termasuk gw). Meskipun niat gw bukan ngeliatin tapi entah gimana mata gw ngarah kesono berhubung penasaran sama apa yang ga lazim buat gw (berhubung baru pertama kali gw ngeliat kayak gituan di bus). Dan kalo buat gw, (mungkin kalo cewek ngeliatin masih gapapa) seandainya cowok yang ngeliat juga mo gimana lagi, hal yang ga lazim emang ngundang perhatian. Jadi, ga bisa disalahin juga kalo orang-orang noleh atau mandangin apa yang lagi terjadi.

...

Wew. Dah lama banget ga nulis di blog padahal banyak banget yang dah lewat.

Pertama, gw akhirnya setelah 12 tahun lamanya sekolah di TarQ2, terbebas juga dari sono. Akhirnya, dengan selamat lulus ujian nasional n ujian sekolah. Yah, anyway, gw tetep aja sedih (rasanya tuh gimana karna ada 4 orang yang tertinggal n harus ikut paket C, jadinya senengnya tuh nyampur sama sedih n lebhi banyak sedihnya sih pas pengumuman).

Kedua, setelah sebulan liburan, 13 Mei mulai libur n sampe 13 Juni (masuk ke sekolah buat persiapan pelepasan), akhirnya pas tanggal 22 Juni gw mulai beraktivitas lagi. Gw ga bangun super duper telat lagi berhubung gw harus naek bus 02 pagi-pagi sebelum lewat jam 8 (klo ga, bus nya super rame kayak hari ini) plus naek Transjakarta mpe halte Bunderan Senayan (i wonder, bukannya mustinya Bundaran Senayan ya? n mustinya bukannya Bundaran HI bukan Bunderan HI??).

Ketiga, badan gw udah mendingan banget sejak yang dulu-dulu n kulit kepala gw juga lebih oke. Gw udah bisa tidur super nyenyak sejak mulai beraktivitas lagi (mungkin karena capek naek bus n musti belajar plus ngerjain peer). Kulit kepala gw kayaknya dah ga gitu gatel lagi sejak pake Johnson's Baby Shampoo (pinjem dari Jerico), yah, mskipun efeknya ga secepet Eumora (sabun super mahal S$25 padahal cuma seiprit kecil mungil ga sampe segenggam tangan gw).

Keempat, gw agak ngeri gara-gara musti naek bus mulu. Kenapa? Berhubung pas naek bus, tangan gw jadi merah-merah gitu (untungnya sih kaga berbintik-bintik mskipun menunjukkan gejala kayak mau berbintik-bintik), kayaknya mulai besok musti pake jaket or something long-sleeves deh.

Kelima, yearbook dah jadi n as predicted, hancur banget foto gw. Arggghhhhhhhhh...!!! Kenapa pas itu gw musti pake baju cleaning service nya (yeah, ga boong, cleaning service costume in my first and last and only one highschool yearbook ever!!!!). Tapi, yah.., mo gimana lagi...

Keenam, dear friend Santy dah pegi ke Singapur buat sekolah. Gw sih kaga sedih (bener deh, gw kaga sedih, GlC juga kaga, klo Will kurang tau deh), cuma sayang aja berhubung kita-kita yang disini jadi kurang satu orang klo mau buy 1 get 2. Huehuehue... Anyway, good luck ya disono. Wish u much much luck (for u bring the bad spell already =P).

Ketujuh, pas sabtu kmaren, gw udah cap tiga jari buat ijazah n tinggal nunggu dikasih lagi aja sama sekolah (berhubung masih perlu tanda tangan kepsek) plus tinggal nunggu fotokopian yang dah dilegalisir ma skolah plus kanwil (untung banget skolah bantu ngurusin berhubung skolah lain kebanyakan pada kaga diurusin, trus blum pada cap tiga jari juga).

Kedelapan, dear friend Sung2 mo balik ke Jakarta after ga lama2 banget. Musti nabung buat nemenin jalan-jalan plus makan plus geje-geje. Heuheuheue...

Kesembilan, rasanya tuh dah lama banget gw ga baca buku!!! Sejak ngeles, gw dah jarang banget baca buku. Bahkan bisa dibilang sama sekali engga baca. Kenapa? Soalnya pas pulang ampe di rumah tuh udah skitar jem stengah 5, trus gw baca koran plus santai mpe jem 5, trus gw mandi skitar 20 mpe 30 menit, trus gw makan skitar 20 mpe 30 menit juga, trus gw musti ngulang pelajaran ato ngerjain peer (berhubung emang juga disuruh invest 3 jem di rumah buat belajar ndiri). Meskipun biasanya gw bisa tahan ampe tengah malem lewat, akhir-akhir ini sama sekali ga bisa, jem 8 dah ngantuk n jem 11 rasanya mata dah mo pecah (mungkin gara2 capek naek bus nya). Rencananya sih, hari ini pengen baca buku entah apa itu (berhubung hari ini pulang siang n nyampe rumah skitar jem satu).

Kesepuluh, gw kangen sama my dear friends. Ck ck. Kangen foto-foto bareng (apalagi foto loncat.. heuheue.. kocak banget klo dah foto loncat) kapanpun dimanapun bagaimanapun pas di sekolah (lapangan, kelas, wc, aula, depen TU, dimana-mana). Trus kangen juga ma gosip-gosip di sekolah, ngomongin orang bareng, ngomongin hal-hal aneh bareng, ngomongin yang geje-geje kapanpun dimanapun tanpa meskipun. Trus juga kangen deg-degan bareng nunggu hasil pengumuman, kangen pas frustrasi mo milih jurusan apa aja, kangen pas ngomongin tentang mo punya anak (tema paling oke selama ngerumpi di pinggir lapangan). N yang pasti, kangen banget sama jam-jam olahraga (senam mulut) kita di pinggir lapangan. Huehuehuee...

Tuesday, May 19, 2009

'admission denied'

Yah.., pas submit aplikasi buat masuk kuliahan, ada dua hasil yang mungkin keluar. Diterima ato ditolak. N untuk percobaan pertama kali banget buat gw, gw dapet yang ditolak.

Hmm.., gw apply nya sekitar tahun lalu, bulan september gitu.., trus dibales n diundang buat ikut tes sekitar awal tahun ini. Awalnya sih ga ngira kalo bisa dapet panggilan buat tes berhubung prestasi gw kebanting banget sama applicant yang laen. Tapi mungkin aja hoki nya gw buat ikut tes n berhubung jurusan yang mo gw ambil itu jurusan sosial yang jarang diambil orang. 

Setelah ikut tes n ngerasain betapa susahnya tuh tes n betapa semua orang yang ikut tes disekitar gw tuh luar biasa pinternya, gw sih ga berharap besar buat lulus tes (pesimis sih gw orangnya..). Malahan, bisa dibilang, bodo amat lah mo diterima ato engga, yang penting sih gw udah nyoba sebisa mungkin pas tes. Nyokap suruh gw apply ya gw apply, kalo engga mah, gw ga bakal apply saking gw dah tau kalo itu tuh susah.

Selain itu, gw juga ngerasa (lebih ke udah tertekan n dah down gara2 pngalaman sebelum-sebelumnya sih) klo hoki gw tuh bukan kesono. Masa gw udah pernah apply buat ke daerah sono sekitar tiga kali n ketiga-ketiga kalinya gw ditolak mulu. Luar biasa dah, rasanya tuh ngebuang-buang hati gw aja, rasanya bikin hati kayak kesayat-sayat gara-gara ditolak gitu (berhubung gw apply yang pas itu tuh beruntutan, jadinya penolakannya juga beruntutan, n jadinya sakitnya juga beruntutan n akhirnya, sakitnya bertubi-tubi), apalagi pas itu tuh gw masih SMP 3 n belum tralu bisa mikir, jadinya skalinya down bener-bener parah.

Yah, stelah itu semua, gw sih ga berharap banyak buat yang satu ini. Berhubung rasa sakit hati masih belum hilang-hilang juga meskipun udah lewat tiga tahun. Lagian, itu kan juga bisa dibilang pertanda-pertanda kalo gw tuh emang ga boleh kesono.

Ade gw yang pengen banget gw masuk sono, bilang ke gw klo gw pasti bisa masuk. Nyokap juga bilang gitu, trus temen-temen gw (ga penting banget deh lu orang.. =P) juga bilang gitu. Eugh.., yah terserah lah mo berharap apa, gw sih udah bilang kalo itu tuh out of my reach banget. Gw sih klo ga diterima ya udah n kalo diterima juga ya udah.

Setelah berbulan-bulan nunggu hasilnya keluar, finally, hari Minggu, 17 Mei 2009, nyokap gw entah ada angin apa nyuruh gw ngecek hasilnya udah keluar ato belum. Gw buka tuh website, trus cek application status gw. Biasanya tuh cuma ditulis lagi diproses aplikasinya, tapi pas hari itu, disono ditulis 'admission denied'. 

Pertama kali liat tuh dua kata, gw shocked. Trus gw refresh. Trus tuh dua kata masih ada. Trus gw mikir lagi, itu tuh artinya bener ga ya kayak yang gw artiin. Trus setelah shock nya ilang, gw masukin tuh dua kata ke google search engine. N finally, gw yakin kalo artinya tuh itu. 

Pas itu gw mikirnya, kok bisa-bisanya gw shocked. Trus stlah gw pikir-pikir lagi, kayaknya gara-gara itu ngebuat pilihan gw yang cuma dikit tinggal lebhi dikit lagi. Gw cuma ngerencanain apply ke dua tempat n ketika yang satu ini ditolak, berarti tinggal sisa yang satu lagi. Yah.., itu ngebuat gw ga bisa milih-milih lagi.

Pas sebelum hasil yang ini keluar, gw masih bisa mikir-mikir lagi buat mo masuk ke yang mana. N ternyata, ketika gw cuma disisain satu pilihan alias ga usah milih lagi, itu ngebuat gw agak-agak 'wow'. N yang lain mungkin karena ga enak aja sama bokap nyokap ma ade gw yang masih berharap gw bisa masuk sono.

Tapi, anyway, gw emang ga minat masuk sono sih.

Thursday, April 30, 2009

from nothing to psoriasis till eczema aka atopic dermatitis..

well.., whatever it is, gw nearly satu tahun bareng sama this skin condition.

huh.. such a long time for a condition, isn't it? never ever thought i would be someone involve with anything like this. and somehow, i do.

pas pertama kali, dari yang super ga jelas sakit apa sampe akhirnya ada dokter yang bilang kalo gw kena psoriasis, gw masih belum mampu nerima apa yang terjadi sama gw. yah.., sapa sih yang mampu nerima gitu aja badannya bintik-bintik merah? ha?!! no one sane does!!

yah.., sebenernya sih sampe sekarang pun, masih susah buat nerima apa yang terjadi. rasanya tuh emang udah terjadi yah mo gimana lagi. somehow, rasanya bukan kayak udah nerima apa yang terjadi tapi kayak udah terbiasa sama apa yang terjadi. jadi, bukan bener-bener nerima dan bukan bener-bener nolak (lagian, gimana cara nolaknya??).

pas udah lumayan terbiasa, tiba-tiba dokter lain bilang kalo gw bukan psoriasis tapi eczema aka atopic dermatitis. yah.., gimana ya.., rasanya lega karena ternyata kondisi gw ga separah itu tapi bingung juga karena sebaca gw (dari buku plus internet) dan selihat gw (sodara gw juga ada yang eczema), eczemanya tuh ga kayak gw punya. jadi, it's all over new once again for me.

dan somehow, sekarang keadaannya udah makin lama makin baik. bintik-bintiknya udah lebih terkontrol. udah ga sembarangan muncul sekaligus di semua tempat. yah.., mungkin karena gw juga udah terbiasa jadinya lebih gampang ngontrolnya lah ya.

dan setelah begitu banyak suntikan plus obat salep plus bedak dari dokter. gw juga udah belajar kalo duit itu sangat penting sekali (walaupun bukan yang utama). bayangin aja, dalem seminggu gw bisa habis lebih dari *****. ck ck...

pake duit juga eneg banget. ga enak lah sama orang tua kalo pake duit banyak gitu tapi masih terus muncul-muncul aja tuh bintik-bintik dan ga ketauan kapan bakal berhenti.

sekarang, gw masih pake obat dokter dikit-dikit. tapi sabunnya udah pake yang lain, disaranin pake pinetarsol n sampe sekarang it feels good. trus makan suplemen plus melakukan beberapa cara alternatif. semuanya itu rasa-rasanya ngebuat gw makin baik aja kondisinya.

thanks to God. and the strength He gaves me. and many other things that follow.

Wednesday, April 15, 2009

un. Un. uN. UN. UJIAN NASIONAL!!!!!!!!!!!

wew.

ga terasa. bentar lagi UN!! UJIAN NASIONAL!!!

deg-degan bo..

awalnya sih biasa aja. tapi, makin lama makin tegang aja.

ngeri juga pegi2 kemana2, takut kenapa2 n nyelakain diri ndiri sblum UN.. parno ndiri gtu d..

ngeri juga klo kena DBD.. eugh.. bener2 parno abis d..

ngeri juga klo kbanyakan ngerjain latihan soal n lupa smua pas hari UN nya..

lebih ngeri lagi kalo ada bahan yang belum gw tau..

wew.

UN!!

Wednesday, April 8, 2009

buku. buku. buku. buku. sakit kepala.

eugh.

well.., beberapa hari ini gw baca buku mulu. dan dengan sadar, sejak kemaren gw nyetop baca buku (tapi baca e-book.., apa bedanya coba?!!).

gw baca buku roman (two stories in one book), buku dongeng (The Tale of Beedle The Bard - JKR), buku harlequin, plus buku fiksi sejarah (Sang Maharani - Agnes Jessica).

dan sekarang, udah tiga hari ini kepala gw sakit mulu. dari pagi ampe malem, kadang-kadang ilang, kadang-kadang sakit banget, kadang-kadang nyut-nyutan doank. bener-bener ga banget deh.

gw jd mikir kalo mungkin ga sih ada hubungannya sama gw yang kebanyakan ngeliat huruf-huruf?

well.., di sekolah, gw lagi try out pas itu, jadi musti baca soal. trus di rumah, belajar dikit n dilanjutin sama baca novel dari siang ampe hampir tengah malem. plus baca koran. plus baca hal-hal lainnya lagi. tulisan all over my days.

mungkin ga sih sakit kepala gara-gara itu? he?

gara-gara mikirin kemungkinan itu (plus kemungkinan klo ada cacing di otak gw, seriously.. gara2 obrolan tentang cacing di sekolah), gw udah ga pegang buku lagi padahal tadinya gw mau baca buku thriller yang udah dibeli lama tapi masih tergeletak geje di dalem plastik.

bingung juga..

klo dipikir-pikir lagi, akhir-akhir ini, gw ngalamin ketidaknyamanan membaca. rasanya tuh jarak pandang gw ke buku ga sinkron. terlalu deket gitu kayaknya. tapi kalo terlalu jauh, gw yang ga enak juga posisinya. tapi kalo deket, ga enak juga sih jarak pandangnya.

sekitar dua hari ini, gw baca e-book di komputer, mata gw rasanya ga pas banget. size nya udah gw kecil n gedein tapi masih aja kayaknya ga pas di mata gw. bener-bener ga bener banget jarak pandang gw. ato pengaruh radiasi layar monitor?

huh!! bener-bener bingung ndiri gw jadinya.

hmm.. mungkin juga gara-gara kacamata gw yang ga bener. kayaknya sih minus nya tambah lagi deh. saolnya ga enak gitu. apalagi kacamata gw agak-agak miring n ga jelas gitu. kayaknya musti diganti lagi deh.

jadi mungkin smuanya tuh kayak gini:

1. gw kebanyakan baca trus minus gw tambah.

2. minus gw tambah n gw ga ganti kacamata tapi gw tetep baca terus.

3. gw baca buku terus-terusan plus kelamaan plus ga inget penerangan yang cukup plus posisi yang bener meskipun ada ketidaknyamanan tertentu.

4. gw udah ga nyaman masih aja terus baca n minus gw tambah mulu n ketidaknyamanan gw nambah.

5. semua itu nyebabin gw sakit kepala.

eugh..

geje..

Thursday, March 26, 2009

cinta 'monyet' mati

cinta.
simpel sih. tapi ribet.
eugh.
konyol.

well.., gw percaya cinta itu ada.
cinta itu ada. nyata.
yah.., meskipun gw belum pernah ngerasain cinta terhadap lawan jenis, gw tau suatu saat nanti, hal itu bakal gw rasain.
dan gw bersyukur, hal itu ga gw rasain pas saat ini.
kenapa? karena gw masih sma.

well.., kata orang, sma adalah saat gila-gilaan.
saat dimana lu bisa enjoying hidup lu.
dan gw rasa, cinta di sma (yang lebih prefer gw sebut cinta monyet berhubung masa ini belum gw masukin dalam masa dimana seseorang sudah cukup dewasa atau terbentuk buat ngerasain cinta yang sejati) ga termasuk dalam cara enjoying masa sma yang cuma 3 tahun.

sepanjang yang gw tau, gw lebih enjoy sama temen gw.
dan gw rasa, lebih baik nyari temen yang bakal last forever daripada nyari cinta yang ga jelas masa kadaluarsanya.
kenapa? karena ketika lulus nanti, pas di kuliahan, masa itu udah ga sama lagi kayak di sma.
berapa besar sih kesempatan seseorang buat ketemu someone to be last with forever?
buat gw, cinta monyet di sma itu sickening banget.
apalagi kalo cinta monyet mati.

temen yang bakal last forever bakal terus ada sampai selamanya karena seorang temen last forever.
bakal selalu ada buat gw. bakal selalu available.
bakal ngertiin gw dalam apapun. bagaimanapun. kapanpun. dimanapun.
tapi.., cinta yang ga jelas masa kadaluarsanya ga jelas sampai kapan bakal tetep ada.
dia ga bakal selalu ada buat gw.
dia ga bakal ngertiin gw sampe sedalem temen gw yang last forever.

masa sma itu adalah masa seneng-seneng.
tapi, masa sma juga masa dimana lu harus serius belajar demi saat-saat masa depan lu juga.
dan cinta monyet, apalagi cinta monyet mati sama manusia yang ga layak, adalah perusak semuanya.

cinta monyet mati berdampak buruk sekali:
- lost track sama temen lu,
- ngebuat mata dan pikiran lu buta,
- ngebuat nilai-nilai lu anjlok,
- ngebuat orang-orang jadi sedih.

ato gw yang belum pernah ngerasain apa itu cinta (monyet) mati sampe gw keliatan sinis begitu?
apakah karena gw belum pernah ngerasain, gw jadi ga tau apa yang sebenernya gw omongin?
apakah karena gw terlalu tolol, gw jadi ga nyadar bahwa cinta (monyet) mati itu begitu membahagiakan?
apakah gw terlalu buta sampe gw ga bisa ngeliat sisi positif dari hal itu?

???


3 - 26/03/09
20.17

ungkapan sedih

gw sedih.
sedih.
sedih.
sedih.
sedih...
sedih banget.
sangat sedih sekali.
luar biasa sedih.
terlalu sedih.
sampe rasanya pedih.

gw ga pernah yang namanya sedih sesedih ini.
gw ga tau kalo ada sedih yang sesedih ini.
gw ga pernah nyangka gw bakal ngerasain sesuatu yang sesedih ini.
gw ga pernah ngira suatu hal bisa terasa menyedihkan sampe kayak gini.

rasanya kayak ada lobang besar di dalem badan gw.
lobang yang dimasukkin selang panjang.
selang yang ngalirin semua kebahagiaan keluar dari keseluruhan gw.

rasanya kayak ada black hole di dalem badan gw.
black hole yang nghisep semua kebahagiaan yang masuk ke dalem.
dan parahnya, rasa-rasanya gw udah lupa gimana caranya supaya bahagia.

dulu, gw bahagia.
dan gw bisa lebih bahagia lagi kalo gw baca buku ato beli buku ato ngelakuin hal yang emang ngebahagiain.
sekarang, gw sedih.
dan gw rasanya terus ngerasa sedih meskipun gw udah ngelakuin hal-hal yang dulu bisa ngebuat gw bahagia.

gw sedih n gw rasa udah sampe tahap depresi.
sekarang, gw ngerti kenapa orang depresi ato stres bisa ampe gila, bisa ampe hilang orientasi.
gw juga udah ngerti kenapa mereka perlu obat tidur ato anti depressant karena gw sendiri ampe susah tidur.

gw sedih n hati gw menangis.
dan baru kali ini gw bener-bener ngerti secara harfiah gimana hati bisa nangis.

gw baru tau kalo inilah yang namanya sedih.
sedih karena suatu hal.
dan parahnya, hal itu ga mau pergi dari kepala gw, dari otak gw, dari hari gw, dari keseluruhan gw.
dari pagi pas gw baru bangun tidur ampe malem pas gw mo bobo, bahkan pas jeda-jeda gw ga bisa bobo, hal-hal itu ga mau lepas dari gw.
gw baru bener-bener ngerti kalo sesuatu emang bisa ngehantuin kita tiap hari, tiap jam, tiap menit, tiap detik. tiap saat.

gw mau bahagia lagi.
dan gw tau kalo gw bakal bahagia lagi.
tapi sekarang gw ga tau gimana.

n gw sekarang sedih. titik.


4 - 26/03/09
19.43

Saturday, February 21, 2009

too long for a week

well.., to say it frankly, i'm too depressed.

never felt this way before. it's killing me.

don't know what's wrong.

every single thing seems to be just in place, just like it's ever be. school. home. life.

now, even though it's weekend, i'm still able to feel it.

it hasn't gone away.

still there. 

killing me softly.

n now, i try to stand up again. face what to be faced.

to live again.

to feel the life again.