Monday, August 11, 2008

novel, pengemar novel, toko-toko buku (online), kesan membaca novel

(merupakan naskah Warkot bagian Tamu yang masih belum diedit hari Senin, 10 Ags 2008)

Buku merupakan salah satu sumber pengetahuan, mulai dari buku-buku teks pelajaran di sekolah, buku-buku panduan entah-apa-itu yang banyak dijual, bahkan buku-buku cerita seperti komik, cerita bergambar, kumpulan cerpen. Dalam hal ini, novel merupakan salah satu buku cerita yang paling digemari.

Cindy dari Penabur 6 mengakui bahwa dirinya menyukai novel tentang persahabatan remaja yang belum pernah ada, sedangkan Silvia dari Permai Pluit menyukai novel percintaan remaja.

Hal tersebut menunjukkan bahwa hingga saat ini, novel yang banyak digemari oleh pembaca novel kalangan remaja yaitu buku teenlit, didukung juga dari data yang diambil dari Toko Gramedia Pluit maupun Kado Bookstore di Megamal Pluit (sekarang sedang pindah sementara di PIK, menjual buku sekaligus menyewakan buku). 

Yang mengherankan, dari sekian banyak buku teenlit buatan anak negeri yang diterbitkan dan beredar, ternyata buku-buku teenlit terjemahan-lah yang paling digemari remaja. Saat ini, buku yang sedang populer yaitu novel seri berjudul Twilight dan New Moon karangan Stephenie Meyer dari Amerika Serikat.

Meskipun mayoritas kalangan remaja menyukai novel teenlit terjemahan, mereka kurang menggemari membaca novel teenlit terjemahan tersebut dalam bahasa aslinya (umumnya bahasa Inggris). “Bacanya lama, ada yang ga ngerti, bacanya jadi ga sreg, meskipun nunggunya lebih lama,” ucap Calvin, siswa XII IPS di Tarakanita 2. 

Namun, masih ada yang mau membaca novel teenlit tersebut dalam bahasa aslinya. Salah satu siswi XII IPS di Tarakanita 2 berkata, “Habisnya nunggu yang edisi Indo-nya lama, udah ga sabar baca lagi,” merujuk pada novel Twilight dan New Moon yang buku selanjutnya belum diterbitkan di Indonesia.

Mengenai jenis pembaca (dari usia manapun), dapat dibedakan menjadi pembaca yang cukup puas dengan hanya membaca tanpa memiliki dan pembaca yang baru puas ketika memiliki buku yang dibaca.

“Ngapain sih lu orang beli lagi padahal udah pernah baca?” tanya Santy, siswi Tarakanita 2 sinis kepada teman-temananya yang membeli beberapa buku padahal sudah pernah membacanya. Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk membaca buku tanpa menghabiskan banyak uang untuk membeli serta menyita ruang di rumah untuk menyimpannya adalah menyewa buku. Hal tersebut tergolong efisien bagi pembaca yang menyukai membaca namun merasa tidak perlu memilikinya berhubung mereka hanya akan menghabiskan uang untuk membaca buku tersebut dan kemudian mengembalikannya.

Bila Anda merupakan salah satu pembaca yang senang membaca sekaligus menjadikannya milik Anda sendiri, namun terdesak oleh terus menerus meningkatnya harga buku-buku yang beredar di pasaran, kita dapat menyiasatinya dengan membeli buku melalui toko buku online. “Beli lewat internet lebih murah,” ucap Calvin dan teman-temannya.

Inibuku.com, BukaBuku.com, dan BukuBagus.com hanyalah segelintir dari toko-toko buku online yang ada di Indonesia saat ini. Selain pada umumnya mendapat diskon yang tidak didapat di toko-toko buku biasa, bila membeli dari toko-toko buku online pun, buku yang dipesan diantar ke rumah dan bebas ongkos kirim sesuai batas jumlah pembelian tertentu. Lebih dari itu, mereka pun menjual buku-buku impor yang hanya dijual di toko-toko buku tertentu yang umumnya terletak di tempat yang cukup jauh dari lingkungan tempat tinggal sekitar.

Selain itu, bila menginginkan harga yang lebih murah lagi, beberapa toko buku online seperti BukuBagus.com pun menyediakan buku-buku bekas (mulai dari buku yang langka hingga buku yang tergolong baru terbit) sehingga harganya lebih terjangkau lagi.
Untuk menambah semangat membaca dan membagi pengalaman membaca pun, banyak terdapat komunitas-komunitas pembaca buku yang umumnya dapat ditemukan di internet sehingga kita dapat membagi pikiran kita dan mengetahui pendapat yang lain mengenai suatu buku atau semacamnya.

“Kalo baca buku, rasanya bisa keluar dari kehidupan sehari-hari dan bisa masuk ke tempat yang ga kita punya disini, ngebuat kita ‘bermimpi’, ngebuat kita masuk ke ‘dunia lain’,” ucap salah satu siswi XII IPS di Tarakanita 2 mengenai mengapa dia suka membaca novel. “Lagian, sesedikit apapun, pasti ada sesuatu yang didapet dari baca buku.”

Selain untuk hobi pribadi, membaca buku pun biasanya berguna ketika ada tugas dari pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah mengenai mengulas bacaan atau semacamnya serta tanpa kita sadari, ketika membaca buku semakin banyak, wawasan kita pun menjadi lebih luas dan kosakata kita pun terus bertambah.

No comments: